Bulukumba, Targeticw.com – Ketua Komisi II DPRD Bulukumba, H. Muhdar Pahe, bersama Wakil Ketua Komisi II, Sekretaris, dan Anggota Komisi II DPRD, melakukan kunjungan langsung ke Pasar Tradisional Ujung Loe pada Jumat, (14/02/2025).
Kunjungan ini dilakukan untuk menanggapi keluhan warga, termasuk Ketua OSIS dan siswa-siswi SMU Negeri 9 Bulukumba, mengenai gangguan bau busuk yang berasal dari pasar tersebut.
H. Muhdar Pahe, yang dikonfirmasi melalui WhatsApp, menyatakan bahwa pihaknya akan berusaha menindaklanjuti keluhan yang disampaikan, baik oleh warga maupun oleh siswa SMU Negeri 9.
“Setelah menerima pengaduan resmi dari Lembaga Triga Nusantara, kami langsung turun bersama Wakil Ketua Komisi II, Kasbul, Sekretaris Komisi II, Andi Narni, dan Kepala SMU Negeri 9 Bulukumba untuk memeriksa kondisi di pasar dan mendengarkan langsung keluhan warga,” ujar Muhdar.
Keluhan utama yang disampaikan adalah bau busuk yang berasal dari pembuangan sampah yang tidak tepat.
“Kami akan mengambil langkah awal untuk menjaga kebersihan dan mencegah genangan air. Kepala pasar harus lebih memperhatikan masalah ini agar tidak ada air yang tergenang,” kata Muhdar. Ia juga menjelaskan bahwa bau busuk tersebut disebabkan oleh pembuangan air ikan yang tidak terkelola dengan baik.
Muhdar menyarankan agar saluran air di pasar dipastikan berjalan lancar, dengan menggunakan sumur bor untuk mengalirkan air dengan baik.
“Pedagang ikan harus menjaga kebersihan dan tidak membuang air ikan sembarangan. Kepala pasar harus lebih tegas dalam mengawasi hal ini,” lanjutnya.
Selain itu, Muhdar juga berharap agar masalah pagar yang berbatasan dengan SMU Negeri 9 Bulukumba dapat segera dibahas dan dianggarkan dalam perubahan anggaran. “Pagar pasar harus ditinggikan agar bau busuk dan kebisingan tidak mengganggu kegiatan belajar di sekolah,” tambahnnya.
Kepala SMU Negeri 9 Bulukumba, sahabuddin S. Pd Mpd , yang juga dikonfirmasi melalui WhatsApp, mengaku mengapresiasi kedatangan anggota DPRD Komisi II.
“Kami bersama anggota DPRD turun langsung ke lokasi pasar untuk memantau situasi sesuai dengan pengajuan dari Lembaga Triga Nusantara. Kami berharap usulan untuk menambah pagar bisa segera direalisasikan agar bau busuk dan kebisingan dapat berkurang,” ujar kepala sekolah.
Ketua DPC Lembaga Triga Nusantara, A. Azis Aysad, juga mengapresiasi respons cepat anggota DPRD.
“Alhamdulillah, anggota DPRD sudah turun langsung ke pasar. Kami sangat mengapresiasi tindakan cepat mereka dalam merespons pengaduan yang kami sampaikan beberapa hari lalu,” kata Azis.
Namun, Azis berharap agar selain pembenahan jangka panjang, dinas Perdagangan dan Perindustrian segera membersihkan pasar dan melakukan kerja bakti bersama warga.
“Pembersihan sementara sangat penting, sementara menunggu anggaran untuk perbaikan instalasi pembuangan air limbah (IPAL) di pasar,” tambah Azis.
Ia menekankan, “Pembersihan saja tidak cukup. Air harus bisa mengalir dengan baik agar bau busuk tidak terus mengganggu.”