Bulukumba, Targeticw.com – Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, mengunjungi lokasi terdampak angin kencang di Dusun Talle-talle, Desa Tanah Harapan, Kecamatan Rilau Ale, pada Selasa, 11 Februari 2025. Selain Talle-talle, angin kencang juga merusak tiga rumah di Dusun Ganjenge, Desa Tanah Harapan. Rabu, (12/02/2025).
Berdasarkan catatan, sebanyak 15 rumah di dua dusun di Desa Tanah Harapan mengalami kerusakan akibat angin kencang yang terjadi pada Senin, 10 Februari 2025. Di Dusun Talle-talle, beberapa rumah mengalami kerusakan parah.
Dalam kunjungannya, Wabup Andi Edy Manaf didampingi oleh Kepala Dinas Sosial, Hj. Darmawati, Pelaksana Tugas Camat Rilau Ale, Andi Asdar Bennu, serta Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bulukumba, Muhammad Yusuf Sandy. Pada kesempatan itu, Wabup Edy Manaf menyerahkan bantuan darurat dan sembako kepada warga yang terdampak bencana.
Edy Manaf menyampaikan rasa prihatin atas kondisi yang dialami warga. “Penderitaan warga juga menjadi perhatian kami. Namun, bencana alam adalah sesuatu yang tak dapat kita hindari,” ujarnya. Wabup Edy Manaf menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh bagi korban bencana di Desa Tanah Harapan.
Menurutnya, pemerintah daerah, melalui Dinas Sosial, Pemerintah Kecamatan Rilau Ale, serta BAZNAS Bulukumba, bergerak cepat untuk memberikan bantuan dan penanganan pasca-bencana.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa menyerahkan bantuan. Ini adalah bencana alam yang tak bisa dihindari, dan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan penuh,” kata Edy Manaf.
Wabup juga mengingatkan bahwa penanganan untuk korban bencana di Desa Tanah Harapan adalah tanggung jawab bersama. Selain itu, Dinas Kesehatan Bulukumba diminta untuk memeriksa kondisi kesehatan warga yang terdampak bencana.
“Yang terpenting adalah kita akan melakukan pendataan secara menyeluruh untuk memastikan setiap warga mendapatkan bantuan darurat, terutama karena ada rumah yang kondisinya rusak parah,” ujar Edy Manaf.
Saat ini, pendataan kerusakan rumah sedang berlangsung. Setelah proses pendataan selesai, kerusakan akan dihitung untuk menentukan jenis bantuan yang diperlukan.
“Nantinya, kami akan membantu perbaikan rumah yang rusak, termasuk mengganti atap yang hancur, sehingga rumah bisa kembali layak huni,” tegasnya.
Wabup Edy Manaf juga mengimbau warga untuk tetap waspada karena cuaca yang tidak menentu. “Kadang panas, kadang hujan, dan kadang angin kencang. Oleh karena itu, kita harus selalu berhati-hati,” pesan Wabup.
Kepala Desa Tanah Harapan, Arifin Pana, turut mendampingi Wabup Edy Manaf saat meninjau lokasi bencana. Arifin menjelaskan bahwa angin kencang terjadi secara tiba-tiba pada Senin, 10 Februari 2025, sekitar pukul 15.15 Wita.
“Total ada 15 rumah yang terdampak angin kencang di Desa Tanah Harapan, dengan 12 rumah di Dusun Talle-talle dan 3 rumah di Dusun Ganjenge,” ujar Arifin Pana, sambil merinci jumlah rumah yang rusak.
Menurutnya, angin kencang pertama kali menyisir Dusun Talle-talle sebelum berpindah menuju Dusun Ganjenge.
“Kerugian material belum bisa dipastikan karena pendataan masih berlangsung,” tambahnya.