LSM Triga Nusantara Indonesia Serahkan Santunan kepada Keluarga Ismail, Korban Pembunuhan di Bulukumba

Bulukumba, Targeticw.com – Ketua DPC LSM Triga Nusantara Indonesia Kabupaten Bulukumba, Andi Azis Ayzad SH, bersama Wakil Ketua Celestino Hornai, mengunjungi keluarga almarhum Ismail, korban pembunuhan, di Dusun Latamba, Desa Padang loang, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, mewakili seluruh aktivis LSM Trinusa se-Indonesia. Senin, (10/02/2025).

Dalam kunjungan yang dilaksanakan pada Senin, 10 Februari 2025, Andi Azis menyerahkan santunan berupa uang tunai langsung kepada orang tua korban, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap keluarga yang sedang berduka.

“Ini merupakan bentuk empati dan solidaritas kami kepada keluarga korban. Kami berharap bantuan ini, yang diberikan oleh anggota dan pengurus Triga Nusantara di Sulawesi Selatan serta Iwani, dapat sedikit meringankan beban mereka di tengah musibah yang menimpa,” ujar Andi Azis kepada wartawan.

Kronologi Pembunuhan Ismail

Ismail, yang juga merupakan anggota LSM Triga Nusantara Indonesia, meninggal dunia akibat penikaman yang terjadi pada Selasa, 28 Januari 2025, sekitar pukul 22.00 Wita, di Desa Padang Loang, Kecamatan Ujung Loe.

Ismail ditikam oleh terduga pelaku bernama Onci, warga Desa Seppang, Kecamatan Ujung Loe. 

Menurut Kapolsek Ujung Loe, AKP Muhaimin, peristiwa ini berawal saat Ismail melihat keributan yang terjadi di lokasi kejadian.

Niatnya untuk melerai justru berujung tragis, karena ia malah diserang dan ditikam oleh Onci. 

Korban mengalami luka tusukan di bagian dada dan perut bagian samping. 

Meskipun sempat dilarikan ke Rumah Sakit Sultan Dg Radja, nyawa pria berusia 27 tahun tersebut tidak tertolong akibat luka-luka yang cukup parah.

Pelaku Ditangkap Polisi

Saat ini, pelaku telah diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bulukumba, yang tergabung dalam Polda Sulsel, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah badik yang digunakan pelaku dalam aksi penikaman tersebut.

Pihak kepolisian terus menyelidiki kasus ini guna memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, keluarga korban berharap agar pelaku diberikan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.