Kapolda Sulsel Hadiri Panen Jagung Sebagai Bagian Program Ketahanan Pangan di Wajo

Wajo, Targeticw.com — Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan S.H., S.I.K., M.H., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel, Ny. Yunita Yudhiawan, menghadiri acara panen jagung yang merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan di Desa Simpurusia, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo.

Kegiatan ini merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan yang dilakukan secara serentak di 50 titik yang tersebar di tujuh kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan.

Hadir pula dalam acara ini sejumlah pejabat utama Polda Sulsel, termasuk Irwasda, Karo SDM, Karo Rena, Karo Log, Dirlantas, Dirsamapta, Kabid Humas, Kabid Propam Polda Sulsel, serta KA SPN Polda Sulsel. Selain itu, jajaran Forkopimda Kabupaten Wajo juga turut berpartisipasi dalam kegiatan panen ini.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel mengungkapkan bahwa panen jagung di Desa Simpurusia mencakup lahan seluas 1,2 hektar, dan merupakan bagian dari total lahan seluas 62,3 hektar yang dikelola di tujuh kabupaten, dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar 379 ton jagung.

“Program ketahanan pangan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan di Sulawesi Selatan. Kami menggunakan bibit hibrida NK306 Garuda dengan target hasil panen 6 hingga 7 ton per hektar,” jelas Kapolda Sulsel.

Kapolda Sulsel juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Wajo dan seluruh jajaran yang telah terlibat, serta pihak-pihak terkait lainnya yang turut mendukung pelaksanaan panen jagung serentak ini. Ia berharap program ini dapat terus dievaluasi dan diperluas secara bertahap, sehingga hasil panen dapat meningkat, dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, termasuk dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak di daerah tersebut.

Selain itu, Kapolda Sulsel menekankan pentingnya sinergi antara Polres, PTPN, pemerintah desa, stakeholder terkait, dan kelompok tani untuk mencapai target pengelolaan lahan seluas 10.000 hektar di Sulawesi Selatan. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan produksi jagung di wilayah ini dapat meningkat signifikan dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.