Palopo, Targeticw.com — Korban atas nama Citra Maharani menjelaskan kronologi bagaimana dirinya bisa tertipu oleh oknum Ibu Persit (Istri TNI) aktif yang sekarang diketahui bertugas di Koramil Belopa. Hal ini iya sampaikan usai mendatangai kantor Dandim 1403 Palopo, pada hari Selasa, (11/02/2025).
” Saya dari Bulukumba tiba di kantor Dandim Palopo Selasa pagi lansung ke ruangan Pasi Intel, disana saya difasilitasi oleh Pasi Intel untuk di mediasi bersama oknum ibu persit inisial AR yang bersangkutan, namun setelah menunggu dari pagi hingga petang AR tidak kunjung hadir, padahal dia sudah di panggil berkali-kali begitupun suaminya untuk hadir, akan tapi sampai waktu magrib belum juga datang. 12 jam kami menunggu sampai kelelahan namun tidak ada kepastian perihal kapan mereka tiba padahal penyampaian suami AR (oknum TNI) sudah dari siang katanya dijalan menuju kantor kodim tapi tidak sampai-sampai juga. Akhirnya saya ke kantor POM Palopo saja melapor karena tidak ada kejelasan,” ucap Citra Maharani saat ditemui wartawan. Jumat, (14/02/2025).
Pada saat tiba di Kantor POM Palopo Citra lansung menuju ruang Piket namun penyidik lagi istirahat sehingga iya diminta menunggu. Sekitar 10 menit Penyidik tiba dan lansung meminta keterangan kronologi masalah yang akan dia laporkan.
” tidak lama, saat masih dimintai keterangan oleh penyidik, sekitar pukul 19.00, bapak Danramil Belopa datang dan duduk di hadapan saya, dia juga turut menanyai saya soal kronologi hutang piutang yang melibatkan anggotanya tersebut. Bukannya mendengarkan terlebih dahulu semua keterangan saya malah lansung mengatai saya Pembohong, saya merasa pak Danramil Belopa ini sepihak sekali dan sangat arogan serta hanya mendengarkan keterangan Ar dan terkesan membela anggotanya. Saya disudutkan sekali seolah pak danramil ini tau yang sebenarnya, padahal hanya mendengar keterangan versi anggotanya saja,” pungkas Citra yang juga Eks persit.
Dalam rekaman video berdurasi 8 menit 14 detik berjudul, “3 tahun menunggu etikad baik namun tak ada penyelesain malah yang bersangkutan dilindungi Danramilnya tanpa mendengar klarifikasi dari saya”, di Post Citra pada hari Rabu,(12/02) telah beredar di sosial media Tiktok dan Facebook. Dengan penayangan hampir 1.500 kali putar.
Dalam rekaman tersebut
terlihat korban Citra disebut, “Bohong Kamu” oleh Oknum Danramil Belopa, saat korban mencoba menceritakan kronologi hutang piutang yang belibatkan AR Persit Belopa, terlihat juga anggota POM Palopo yang bertugas.
Masih dalam rekaman tersebut terdengar adu argumen soal hutang AR ke korban Citra, Mengatakan bahwa AR bukanlah pihak yang sudah menggunakan uang yang dipinjam oleh ibu Citra, namun benar waktu itu AR yang meminjam uang tersebut lansung ke ibu citra.
“Tabe komandan Ibu Hasrul apakah dia akui tidak sekarang kalau ada hutangnya ke ibu Citra,” tanya seseorang ke Pak Danramil dalam vidio.
Lanjut dalam vidio terdengar pak danramil menjawab pertanyaan tersebut, mengatakan, “kalau soal mengakui hutang dia memang pinjam uang, Dia akui memang pinjam uang ke ibu citra lalu dia kasih ibu nurul, ibu nurul ini yang pakai,” pungkasnya.
Lebih lanjut dikatakan Citra saat dikonfirmasi oleh penulis, mengaku bahwa ini bukan kali pertama dirinya ke Kodim Palopo mengurus soal hutang piutang ini, sejak tahun 2021 hingga sekarang belum juga ada kepastian.
“Saya ke sana sudah empat kali namun tidak ada hasil, akibat masalah ini saya merasa sangat dirugikan sekali Bukan hanya materi tapi salah satu penyebab hancurnya rumah tangga saya. Belum lagi saat di mediasi dirinya merasa di pojokkan dan dituduh pembohong oleh komandan koramil,” ucapnya sembari menyeka air matanya
Citra berharap ada pihak-pihak yang bisa menyelesaikan masalah ini sehingga tidak berlarut-larut terlalu lama.
“Saya mohon kepada bapak Pangdam XIV Hasanuddin dan Pak Kasat TNI AD agar bisa membantu saya karena kalau di Kodim Palopo mungkin sudah tidak ada lagi yang bisa bantu saya, itu harapan saya kasian,” tutup Citra kepada penulis.
Sementara itu Pasi Intel Kodim Palopo Kapten Mursalim saat dikonfirmasi oleh wartawan melalui Pesan WhatsApp belum memberi komentar hingga berita ini ditayangkan.